Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Mandailing Natal, BNPB Laporkan Rentetan Bencana Indonesia
ANAKMEDANBUNG.com | MEDAN – Tanah longsor maut yang merenggut nyawa tiga warga di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, menjadi sorotan dalam rangkaian laporan perkembangan penanganan bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana selama periode Kamis hingga Jumat.
“Peristiwa tragis tersebut menyebabkan tiga warga yang sedang melakukan aktivitas penambangan menggunakan mesin robin di dekat tebing Sungai Batang Gadis tertimbun material longsor dan meninggal dunia,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangan resminya, Jumat (18/9/2026).
Menanggapi kejadian tersebut, tim gabungan bersama BPBD setempat langsung bergerak cepat melakukan asesmen, berkoordinasi dengan pemerintah desa, serta melakukan proses evakuasi.
“Seluruh korban yang tertimbun material longsor di lokasi berhasil dievakuasi dan selanjutnya telah dibawa ke rumah duka masing-masing,” jelasnya.
Selain longsor di Sumatera Utara, laporan BNPB juga mencatat sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan yang melanda beberapa wilayah di tanah air seperti Luwu Timur, Polewali Mandar, dan Klaten.
“Kebakaran hutan dan lahan masih mendominasi kejadian bencana yang dilaporkan, di mana seluruh titik api di berbagai daerah tersebut berhasil ditangani oleh tim reaksi cepat bersama instansi terkait,” tambahnya.
Mengakhiri laporan tersebut, pihak BNPB secara tegas mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana lanjutan.
“Masyarakat perlu memantau informasi resmi dari BNPB, BPBD, BMKG, dan pemerintah daerah serta segera menghubungi aparat setempat apabila menemukan potensi bahaya maupun kejadian bencana,” tutupnya. [tan]