Lantang Bersuara Kebenaran & Fakta

Rizal Ramli Bilang Jokowi Mau Bikin Dinasti Jahat

Pakai Pakaian Raja Begis Amangkurat 1

ANAKMEDANBUNG.com

Pakaian adat yang dikenakan Presiden Jokowi saat HUT ke-78 RI pada 17 Agustus 2023 lalu, memang menuai banyak perhatian.
Tak sedikit masyarakat Indonesia yang menyoroti pakaian adat yang dikenakan Jokowi tersebut.
Setelah dicari tahu, ternyata pakaian adat yang dikenakan mencermikan Raja Mataram, yaitu Amangkurat I.
Sontak banyak masyarakat yang bertanya-tanya dan mengomentari pakaian adat Amangkurat I yang dikenakan Jokowi tersebut.
Lantaran, dalam sejarah Amangkurat I adalah Raja Mataram yang terkenal zalim dan bengis hingga diceritakan ia membunuh enam ribu ulama saat menjadi raja.
“Amangkurat ini membantai ulama dan siapa saja yang dianggap merongrong kekuasaannya,” ucap narator YouTube Jejak Lakon.
Tak hanya itu, selama masa kekuasaannya Amangkurat I juga tidak segan membunuh para pejabat yang dianggap tidak patuh dan kurang menghormatinya.
Salah satu masyarakat Indonesia yang berani mengkritik pakaian adat yang dikenakan Jokowi adalah Rizal Ramli.
Rizal Ramli merupakan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia yang menggantikan Indroyono Soesilo sejak 12 Agustus 2015.
Rizal Ramli menyebutkan dengan Jokowi memakai pakaian adat itu, artinya ia menunjukan ingin menjadi raja dan membangun dinasti.
Seperti yang kita tahu Gibran Rakabuming mencalonkan diri sebagai Cawapres Prabowo.
Hari ini Jokowi anaknya itu diaturlah sama dia, dia mau bikin kerajaan, mau bikin dinasti. Lupa bahwa dulu raja-raja di Nusantara menyerahkan hartanya, menyerahkan kerajaan untuk gabung bikin Republik,” ucapnya yang dikutip Hops.ID dari YouTube TribunJakartaOfficial.
“Hari ini Jokowi bercita-cita ingin menjadi raja liat aja dandanannya, kalau pakaian daerah pakai pakaian rakyat biasa dong, ini pakai pakaian daerah raja-raja. Raja Amangkurat I pengkhianat paling besar dalam sejarah di Pulau Jawa,” lanjutnya.
Rizal Ramli juga menyebutkan jika dirinya merasa tertipu dengan wajah Jokowi yang disebut lugu dan merakyat.
Kirain orang ini tampangnya merakyat, gayanya merakyat, jujur. Tapi ternyata kagak, hatinya itu untuk oligasi. Dia sendiri pengen jadi oligarki dan sebagainya,” ucapnya.
Undang-Undang Dasar’45. Selain kebijakannya yang bikin miskin, tindakannya bikin rakyat susah, selalu wilayah asing terutama China. Dan dia sendiri itu ambisinya pengen bikin kerajaan,” pungkasnya.(anakmedanbung)