Lantang Bersuara Kebenaran & Fakta

Proyek Pemko Medan Diduga Hantam Kromo Alat Berat Pengerjaan U Ditch Drainase di Jermal XXVII Denai Menghantam Plang Media Medan88News Hingga Patah

ANAKMEDANBUNG.com

Medan
Proyek Pemko Medan diduga asal jadi alias hantam kromo. Sebab saat melakukan pengerjaan pemasangan U Ditch Parit di Jalan Jermal XXVII Lingkungan 05 Kelurahan Denai Kecamatan Medan Denai, alat berat yang mereka gunakan malah merusak plang Media Online Medan88News hingga patah, Kamis (13/7/2023) siang.

Tragisnya para pekerja proyek yang telah menghabiskan dana Rp 5 Milyar lebih ini langsung memotong plang Media yang berdiri di dalam pekarangan rumah warga, tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu kepada Kabiro Medan Media88 News.

Kordinator Liputan Medan88News, Iwan Susilo, SE mencoba mempertanyakan kejadian yang telah merugikan media mereka dengan mendatangi penanggung jawab proyek tersebut. Namun pengawas proyek yang bertanggung jawab hanya akan melakukan penyambungan dengan las listrik. Hal itu akan mengakibatkan tiang besi plang tidak kuat dan akan rawan tumbang dan dapat mencelakai warga sekitar jika hanya dilakukan dengan pengelasan.

“Posisi tiang plang media kami berada di dalam pagar rumah dan tidak mengganggu pekerjaan, kenapa pekerja proyek menghantam plank dengan alat berat excavator dan langsung memotong tiang plang tanpa koordinasi dengan pihak pemilik rumah, kami meminta kepada penanggung jawab proyek untuk mengganti tiang plang dengan pipa besi yang senyawa tanpa disambung sambung lagi”, beber Iwan.

Sementara pemilik rumah ibu Eni Siregar merasa sangat kecewa dengan perlakuan pekerja proyek yang memotong tiang plang besi tanpa kordinasi dengan beliau, ” saya kecewa kenapa mereka tanpa ngomong dulu sama saya pemilik rumah, mereka langsung memotong besi tiang plangnya, kenapa mereka hanya bertanggung jawab dengan menyambung tiang besi dengan las, kan nggak kuat. Kalau nanti tiang tumbang, cucu saya banyak, dan dapat mencederai cucu cucu saya serta warga. Kan saya yang membiayai perobatan mereka. Kan nggak benar ini. Saya mau besi utuh dan ganti seperti semula tanpa disambung sambung, nanti tidak kuat”, ungkap Eni.

Pihak penanggung jawab proyek dilapangan Purba bersikeras hanya akan melakukan penyambungan pipa tiang yang sudah mereka potong tanpa kordinasi dengan pihak Media Medan88News.

Pengerjaan proyek drainase ini sangat menggangu ketentraman masyarakat sekitar pekerjaan. Pengerjaan U Ditch drainase masih banyak ditemukannya ketidak sesuaian dengan SOP.

Kami berharap kepada bapak Walikota
Medan M.Bobby Afif Nasution segera menindak dan meninjau ulang para pekerja proyek drainase yang terkesan asal asalan tanpa Standar Operasional Prosedur (SOP).

Proyek yang menghabiskan uang anggaran pemerintah sekitar 5.628.638.600 Rupiah tidak sesuai dengan hasil pengerjaan dilapangan. Pemerintah Kota Medan terkesan asal memilih Perusahaan dalam pengerjaan proyek proyek besar yang sudah menghabiskan anggaran pemerintah begitu besar.

Para pekerja dilapangan melakukan pengerjaan drainase asal cepat dan tidak sesuai dengan SOP yang berlaku.

Para pengawas lapangan proyek selalu tidak berada ditempat saat pekerjaan dilakukan sehingga pekerjaan yang mengakibatkan kerugian masyarakat sekitar banyak terjadi , para pengawas tidak mengetahuinya.(Surya/red)