Heboh Jual Sabu di Pasar Tradisional Medan Timur
NS sengaja memilih waktu dan lokasi yang paling padat pengunjung dengan harapan aktivitas ilegalnya tidak terpantau oleh petugas kepolisian maupun warga sekitar yang sedang berbelanja.
ANAKMEDANBUNG.com, MEDAN – Warga di kawasan Jalan Selamat, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, dihebohkan dengan pengungkapan praktik peredaran narkotika yang dilakukan di tengah hiruk-pikuk pasar tradisional. Satresnarkoba Polrestabes Medan berhasil meringkus seorang pria berinisial NS (38), warga Jalan Pelita V, yang nekat menjadikan keramaian pasar sebagai tameng untuk mengedarkan sabu selama sebulan terakhir.
“Ada peran masyarakat juga dalam penangkapan pelaku ini. Lokasi penangkapan ikut ambil bagian dalam program Kentongan Kamtimbas Polrestabes Medan yang mulai kembali menghidupkan siskamling. Warga yang melapor kepada kami, langsung kami respon dan Alhamdulillah kami berhasil menangkap pelaku berikut barang bukti paket sabu siap edar dan sejumlah uang tunai,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, di Medan, Jumat (24/4/2026).
Penangkapan pada Rabu (22/4/2026) sore tersebut mengungkap modus licik pelaku dalam menyamarkan transaksinya.
NS sengaja memilih waktu dan lokasi yang paling padat pengunjung dengan harapan aktivitas ilegalnya tidak terpantau oleh petugas kepolisian maupun warga sekitar yang sedang berbelanja.
“Pelaku sengaja menjadikan pasar tradisional sebagai lapak menjual narkoba. Pelaku memanfaatkan keramaian warga saat bertransaksi dengan pembeli agar tidak terlihat, terlebih diketahui petugas,” tambah Kompol Rafli.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, NS mengaku mendapatkan keuntungan sebesar *Rp100 ribu dari setiap gram sabu yang berhasil ia jual.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memutus rantai peredaran tersebut dengan memburu bandar besar yang menjadi pemasok utama barang haram tersebut kepada pelaku.
“Pelaku ini sengaja memanfaatkan keramaian pasar tradisional, jadi saat bertransaksi tidak terlihat. Kami sedang mengejar pemasok narkoba kepada pelaku, perkembangan lebih lanjut nantinya akan kami sampaikan,” pungkas Rafli. [tan]