Tol Dumai – Rantau Prapat & Riau Menuju Sumatera Utara Gagal Disatukan Tol Trans Sumatera
Medan
Sejumlah provinsi di Pulau Sumatera tampaknya gagal tersambung ruas jalan tol trans Sumatera.
Itu setelah pemerintah mengumumkan untuk mengeluarkan pembangunan tol trans sumatera dari daftar proyek strategis nasional (PSN).
Dengan dikeluarkan pembangunan tol tersebut dari PSN, besar kemungkinan rencana pembangunan ruas tol tersebut dihentikan.
Beberapa hari lalu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sudah mengumumkan beberapa ruas tol dikeluarkan dari daftar PSN. Salah satunya adalah ruas tol Dumai – Sigambal – Rantau Prapat.
Jika melihat dari peta tol trans sumatera di web resmi Hutama Karya ruas tol Dumai menuju ke Rantau Prapat ini termasuk ruas utama tol trans sumatera.
Tol ini menjadi penghubung antara Provinsi Riau menuju ke Sumatera Utara.
Masyarakat Riau bisa bepergian ke Sumatera Utara via jalur darat menggunakan jalan tol tampaknya masih belum kesampaian.
Sementara untuk ruas tol Rantauprapat (Simpang Sigambal)-Dumai sekitar 175 kilometer.
Inilah beberapa tol yang menghubungkan Pekanbaru-Medan dikutip harianmuba.com dari berbagai sumber.
1. Tol Pekanbaru – Dumai
Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo secara virtual pada Jumat, 25 September 2020 dari Istana Kepresidenan Bogor.
Jalan tol terpanjang ketiga di Indonesia ini memiliki 5 (lima) simpang susun yakni Simpang Susun Minas, Simpang Susun Kandis Selatan.
Simpang Susun Kandis Utara, Simpang Susun Duri Selatan, dan Simpang Susun Duri Utara; 1 junction yakni Junction Duri; 4 jembatan di Sungai Tekuana, Sungai Bangso, Sungai Sam-Sam dan Sungai Mandau, serta 5 underpass di Seksi 4.
Tol Pekanbaru – Dumai terdiri dari enam seksi yakni Seksi I Pekanbaru – Minas sepanjang 9,5 km.
Seksi II Minas – Petapahan sepanjang 24,1 km, kemudian Seksi III Petapahan – Kandis Utara 16,9 KM
Seksi IV Kandis Utara – Duri Selatan sepanjang 26,25 km, Duri Selatan – Duri Utara sepanjang 29,4 km. Seksi VI Duri Utara – Dumai 25,44 km
Tol ini dilengkapi dengan 10 Tempat Peristirahatan dan Pelayanan (TIP), yang terdiri dari 5 TIP arah Kota Pekanbaru dan 5 TIP lainnya arah Kota Dumai.
2. Tol Kisaran-Rantauprapat- Dumai
Proyek pembangunan ruas tol Kisaran-Rantauprapat-Dumai sebenarnya ditargetkan rampung pada 2023, namun sayang tol ini tampaknya tidak jadi dibangun.
Tol ini sebenarnya strategis karena merupakan koridor industri agrobisnis, terutama Crude Palm Oil (CPO).
Diketahui ruas Jalan Tol Kisaran – Rantauprapat sendiri sepanjang 111 kilometer. Sementara untuk ruas tol Rantauprapat (Simpang Sigambal)-Dumai sekitar 175 kilometer.
3 Tol Indrapura Kisaran
Pembangunan ruas Jalan Tol Indrapura-Kisaran telah mencapai 87,49 persen.
Jika telah beroperasi maka jarak tempuh dari Kota Medan ke Kisaran, Asahan hanya 2 jam.
Saat ini ruas tol ini masih dalam tahap pengerjaan konstruksinya.
4.Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat
PT Hutama Marga Waskita sebagai Anak Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sedang mempersiapkan dua seksi yang akan dioperasikan tahun 2023
Dua seksi yang dimaksud adalah Seksi 1 Tebing Tinggi-Indrapura dan sebagian Seksi 2 Inderapura-Kuala Tanjung.
Sehingga pada akhir tahun mendatang akan ada ruas yang dioperasikan Gate to Gate, yakni Gate Toll Tebing Tinggi-Gate Toll Indrapura.
5. Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi
Tol Medan Kualanamu Tebing tinggi diresmikan pada tanggal 13 Oktober 2017. Pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi dilakukan oleh PT Hutama Karya (Persero).
Sama seperti jalan tol Medan-Binjai, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi diresmikan pada tanggal 13 Oktober 2017.
Hingga saat ini Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi masih beroperasi.
Keberadaan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi membantu transportasi masyarakat Medan dan Binjai.(anakmedan)