Warga Minta Polisi Tangkap Pengelola Mesin Judi di Pasar VII Tembung
ANAKMEDANBUNG.com
Percut
Sebanyak 12 unit mesin judi jenis game tembak ikan beroperasi 24 jam non stop di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan membuat resah masyarakat sekitar.
Sebab keberadaan mesin-mesin judi yang diduga dikelola oleh dua orang pria, Dedi S dan Anto di kawasan bantaran rel kereta api Pasar VII, Gang Pisang, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, membuat tempat tinggal mereka menjadi rawan akan tindak kejahatan seperti perampokan dan pencurian.
Masyarakat yang resah dengan keberadaan mesin judi di sekitar tempat tinggal mereka meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap para pengelola mesin judi tersebut.
“Pastinya kejahatan semangkin sering terjadi lah di sini. Terutama perampokan dan pencurian. Hampir setiap malam ada saja warga kehilangan. “ujar Alvian warga setempat, Rabu (27/9/2023).
Menurutnya, puluhan orang yang tidak mereka kenal setiap hari, datang siang dan malam lewat dari dalam gang-gang depan rumah warga.
“Kita tidak kenal orang – orang yang datang itu. Setiap hari, malam malam datang masuk ke dalam gang-gang depan rumah kami di sini. Ngak nyaman sekali bang.” bebernya seraya berharap adanya upaya dari pihak kepolisian untuk menangkap kedua penggelola dan menutup perjudian itu.(anakmedan)
Percut
Sebanyak 12 unit mesin judi jenis game tembak ikan beroperasi 24 jam non stop di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan membuat resah masyarakat sekitar.
Sebab keberadaan mesin-mesin judi yang diduga dikelola oleh dua orang pria, Dedi S dan Anto di kawasan bantaran rel kereta api Pasar VII, Gang Pisang, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, membuat tempat tinggal mereka menjadi rawan akan tindak kejahatan seperti perampokan dan pencurian.
Masyarakat yang resah dengan keberadaan mesin judi di sekitar tempat tinggal mereka meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap para pengelola mesin judi tersebut.
“Pastinya kejahatan semangkin sering terjadi lah di sini. Terutama perampokan dan pencurian. Hampir setiap malam ada saja warga kehilangan. “ujar Alvian warga setempat, Rabu (27/9/2023).
Menurutnya, puluhan orang yang tidak mereka kenal setiap hari, datang siang dan malam lewat dari dalam gang-gang depan rumah warga.
“Kita tidak kenal orang – orang yang datang itu. Setiap hari, malam malam datang masuk ke dalam gang-gang depan rumah kami di sini. Ngak nyaman sekali bang.” bebernya seraya berharap adanya upaya dari pihak kepolisian untuk menangkap kedua penggelola dan menutup perjudian itu.(anakmedan)