Lantang Bersuara Kebenaran & Fakta

Syawaluddin Nasution Siap Pimpin PA ITM 2026-2029, Usung Visi Menghidupkan Kembali Semangat Alumni

Rekam jejak kepemimpinan Syawal teruji sejak masa kuliah melalui berbagai organisasi intra maupun ekstrakurikuler kampus.

ANAKMEDANBUNG.com, JAKARTA – Perkumpulan Alumni Institut Teknologi Medan (PA ITM) terus konsisten menghimpun para alumni meski kampus teknologi tertua di Pulau Sumatera ini telah ditutup beberapa tahun lalu oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Meski operasional kampus telah berakhir, tekad para alumni untuk menghidupkan kembali semangat almamater terus bergulir sepanjang masa.



Syawaluddin Nasution, S.T., resmi mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PA ITM periode 2026–2029 pada Musyawarah Nasional (Munas) PA ITM ke-IV yang akan diselenggarakan di Kota Medan pada 29 Agustus 2026. Alumni ITM Jurusan Teknik Mesin angkatan 1990 ini telah mengantongi dukungan luas dari alumni di berbagai daerah.

“Visi utama saya adalah menjadikan PA ITM sebagai wadah perkumpulan alumni yang bermanfaat untuk alumni ITM, bangsa, dan negara,” tegas Syawal kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Rekam jejak kepemimpinan Syawal teruji sejak masa kuliah melalui berbagai organisasi intra maupun ekstrakurikuler kampus, termasuk perannya sebagai mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat ITM. Di tingkat alumni, Syawal aktif menjadi anggota PA ITM sejak 2017 dan pernah mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Anggota dan Organisasi PA ITM periode 2020–2023.

Dalam pencalonannya, Syawal mengusung 7 misi utama:

1. Aktivasi Organisasi:Mengaktifkan kembali pengurus PA ITM Nasional melalui kegiatan-kegiatan yang konkrit dan bermanfaat.

2. Penyederhanaan Struktur Nasional: Menyederhanakan struktur organisasi PA ITM Nasional agar lebih responsif.

3. Penyederhanaan Struktur Daerah: Menyederhanakan struktur organisasi di tingkat daerah.

4. Penguatan Silaturahmi: Melaksanakan kegiatan rutin yang berfokus meningkatkan hubungan kekeluargaan sesama alumni ITM.

5. Optimalisasi Dana Sukarela: Memaksimalkan pengumpulan dana sukarela dari seluruh anggota untuk menunjang kegiatan silaturahmi.

6. Kemandirian Finansial: Memaksimalkan pendapatan organisasi PA ITM melalui aktivitas karya dan potensi bisnis alumni ITM.

7. Penjaringan Anggota: Memaksimalkan kegiatan pendataan dan penerimaan anggota alumni PA ITM secara meluas.

Guna merealisasikan program kerja periode mendatang, Syawal merancang sejumlah langkah taktis:

1. Reuni Daring Rutin: Menyelenggarakan reuni by Zoom minimal setiap 6 bulan sekali.

2. Keterlibatan Eksternal: Mengikuti kegiatan eksternal yang relevan dengan latar belakang jurusan para anggota PA ITM.

3. Digitalisasi Sekretariat: Memaksimalkan platform *online* yang tersedia sebagai wadah sekretariat resmi organisasi.

4. Penguatan Jejaring Daerah: Memperkuat struktur organisasi melalui penunjukan Koordinator PA ITM di daerah.

5. Penguatan Riset: Memperkuat Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) pada struktur PA ITM Nasional.

“Untuk kegiatan periode mendatang, akan melaksanakan secara rutin reuni alumni by zoom minimal setiap 6 bulan. Mengikuti kegiatan yang bersifat kegiatan eksternal terutama yang berhubungan dengan jurusan yang ada pada anggota PA ITM. Memaksimalkan wadah online yang tersedia sebagai wadah sekretariat organisasi,” terang Syawal Nasution yang juga mantan Ketua Umum Himpun Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat ITM.

Lebih lanjut Syawal Nasution mengatakan ITM kampus tekknik tertua di Pulau Sumatera ini akan memperkuat struktur organisasi, seperti Koordinator PA ITM di daerah.

“Untuk struktur organisasi PA ITM Nasional, memperkuat bidang penelitian dan pengembangan,” pungkas Syawal Nasution. [pak]