251 Putra dan 149 Putri dari 28 Provinsi Ikuti SPMB SMA KTB di Akpol Semarang
Dari 400 peserta ini, nantinya hanya akan dipilih 180 siswa terbaik untuk mengisi kuota didik angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
ANAKMEDANBUNG.com, SEMARANG – Sebanyak 400 siswa terbaik nasional yang terdiri dari 251 putra dan 149 putri mulai berdatangan ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Para peserta yang berasal dari 28 provinsi di seluruh Indonesia ini merupakan hasil seleksi ketat Nusantara Standard Test (NST) Tahap II yang akan mengikuti fase Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) mulai 31 Maret 2026.
“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos—baik putra maupun putri—adalah representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangan persnya diterima redaksi, Ahad (29/3/2026).
Kualitas akademik 400 peserta ini sangat kompetitif, di mana skor mereka berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 580. Berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB), hanya sekitar 15,1% peserta yang berhasil masuk kategori 5–7 (Baik hingga Luar Biasa). Mereka berhasil menyisihkan ribuan pendaftar lain dalam ujian yang menggunakan standar internasional.
“Proses seleksi yang dilaksanakan secara terpusat di Akpol Semarang memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta. Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menghadirkan proses yang adil dan akuntabel,” tambah Brigjen Pol. Trunoyudo.
Data distribusi menunjukkan bahwa 10 provinsi dengan jumlah peserta terbanyak meliputi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, hingga Sumatera Selatan. Latar belakang sekolah peserta pun beragam, mulai dari SMP negeri (44%), swasta nasional (42,5%), hingga swasta internasional (13,5%).
Data ini menegaskan bahwa keberhasilan seleksi ini murni ditentukan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu, bukan latar belakang sekolah.
“Kehadiran peserta dari seluruh Indonesia di Akpol Semarang mencerminkan semangat kompetisi sehat dan seleksi yang inklusif bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa tanpa terkecuali,” tegasnya lagi.
Selama di Akpol Semarang, para peserta akan menjalani rangkaian seleksi akhir yang meliputi tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, uji kesamaptaan jasmani, hingga Leaderless Group Discussion (LGD).
Dari 400 peserta ini, nantinya hanya akan dipilih 180 siswa terbaik untuk mengisi kuota didik angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
“Seleksi ini merupakan bagian dari Transformasi Polri Presisi, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global,” pungkas Karopenmas.
Program pendidikan berasrama di SMA KTB dirancang strategis untuk mencetak calon pemimpin masa depan yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, dan disiplin. Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel dan transparan agar informasi ini dapat segera diketahui oleh masyarakat luas. [cok]