Lantang Bersuara Kebenaran & Fakta

Tuding Tak Mampu Usut Korupsi, Mahasiswa Desak Kejagung dan Kajatisu Copot Kajari Labusel

ANAKMEDANBUNG.com, MEDAN – Persatuan Mahasiswa (Perma) Labuhanbatu Selatan (Labusel) mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Harli Siregar, segera mengevaluasi dan mencopot Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Labusel Victoris Parlaungan Purba, beserta Kepala Seksi(Kasi) Intelijen Oloan Ihkwan Maruli Tua Sinaga, dan Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Solidaritas Telaumbanua, yang dinilai gagal dalam memberantas korupsi di wilayah tersebut.



“Kajari Labusel, Kasi Pidsus, dan Kasi Intel diduga tidak optimal serta tidak produktif dalam melakukan pengusutan tuntas dugaan korupsi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Mereka diduga tidak mampu mengusut kasus-kasus yang jelas terjadi secara transparan di depan publik,” tegas Ketua Umum Perma Labusel, Amiruddin Siregar, dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejatisu, di Medan, Jumat (6/3/2026).

Amiruddin menyatakan bahwa kepemimpinan Kejaksaan Negeri saat ini tidak memberikan dampak signifikan bagi penegakan hukum. Mahasiswa berharap Kejatisu menempatkan figur yang lebih berkomitmen untuk membersihkan Labuhanbatu Selatan dari praktik korupsi.

“Kami sangat mengharapkan Kepala Kejaksaan Negeri Labusel yang sanggup dan dapat menjadikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan menjadi daerah yang terbebas dari korupsi,” tambah Amiruddin di sela-sela aksi.

Selain tuntutan kepada Kajatisu, massa juga menyampaikan aspirasinya di hadapan Kasi Penkum Kejatisu agar permohonan ini diteruskan kepada Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin.

Para mahasiswa menilai perombakan struktur di Kejari Labusel adalah harga mati demi terciptanya pemerintahan yang bersih.

“Kami akan terus kawal permohonan kami ini hingga aksi berjilid-jilid sampai permohonan kami dikabulkan demi kebaikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang maju dan jauh dari korupsi,” kata Aminudin. [via]