Suasana ‘Ekstrem’ di Pilpres 2024
Perkiraan Anakmedanbung.com
Medan
Menjelang pemilihan umum secara serentak yang akan digelar 14 Februari 2024 membuat udara politik di tanah air bukan lagi panas namun sudah terbilang ‘ekstrem’. Cuaca Politik yang ekstrem ini terlihat dari dugaan merosotnya suara PDIP hingga turunnya ratusan juta rakyat di seluruh daerah yang berbondong-bondong ke tempat-tempat penghitungan suara untuk mengawal suara mereka agar tidak dicurangi oleh oknum – oknum pejabat KPU jahat yang jelas jelas tak menginginkan kemauan rakyat mengenai perubahan di negara ini.
Partai berlogo kepala banteng ini diduga tidak lagi menempati posisi puncak karena ditinggal oleh rakyat yang merasa sudah dibohongi.
Fenomena ekstrem ini juga terlihat dari adanya dugaan pecah kongsi di dalam partai PDIP ketika PDIP mengumumkan cawapresnya yang mengusung Mahfud MD tanpa dihadiri oleh Jokowi.
Ratusan juta rakyat yang menginginkan perubahan di negara ini memantapkan pilihannya kepada pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin yang diusung oleh partai Nasdem, PKS dan PPP.
Tak mau seperti keledai yang terperosok di dalam lubang yang sama, rakyat secara tulus ikhlas akan memantau suara-suara mereka di TPS agar tidak disalah gunakan oleh oknum pejabat KPU jahat.
Rakyat tak mau lagi dibodohi bahkan ditindas oleh orang-orang yang perna mereka pilih. Sangkin ekstremnya ratusan juta rakyat akan turun ke jalan jika suara-suara mereka tetap di salah gunakan oleh oknum oknum KPU jahat yang menghalau adanya perubahan di negara ini.(anakmedan-1)