Jelang Pemilu 2024 Masyarakat Resah Harga Naik PLN Melejit
Medan
Pemilihan umum (Pemilu) tak lagi menjadi pesta demokrasi rakyat. Di mana seharusnya rakyat menggelar pesta demokrasi untuk memilih pemimpin yang akan menjadikan rakyat makmur, sejahtera dan aman.
Menjelang pemilu 2024 masyarakat malah menjadi resah. Bagaimana tidak harga harga kebutuhan pokok melonjak naik drastis. Ini diperparah dengan diam-diam iuran listrik PLN naik hampir 50% dari iuran bulan sebelumnya.
Seperti yang dialami warga Deli Serdang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Desa Bandar Klippa, yang merasakan semangkin dekat Pemilu, iuran listrik di rumahnya kian meningkat. Pada hal menurutnya penggunaan listrik di kediamannya semangkin berkurang. Seperti yang tadinya ada TV sejak bulan Februari tak lagi menggunakan TV. Namun bukanya berkurang, iuran listrik kian bulan semangkin naik.
“Pada hal bulan Februari itu iuran masih Rp 180 ribu. Dan sejak itu setiap bulan bertambah tinggi sampai Agustus ini sudah menjadi Rp 340 ribu” keluh Ima (40) warga Desa Bandar Klippa sambil memperlihatkan bon tangihan PLN, Kamis (31/8/2023).
Menurutnya pemerintah rejim ini semangkin hari kian menyengsarakan rakyat. “Pada hal mau pemilu tapi pemerintah malah mempersulit rakyat” geramnya.
Parahnya lagi harga harga kebutuhan pokok seperti beras membumbung tinggi dari Rp10 ribu/Kg menjadi Rp13 – Rp15 ribu.(anakmedan)