Lantang Bersuara Kebenaran & Fakta

Rumah Mirip Istana Ini Milik Bos Judi Online di Kecamatan Percut Sei Tuan

ANAKMEDANBUNG.com

Medan
Pihak kepolisian menggeledah rumah tersebut dalam upaya penyelidikan dan penyidikan setelah dilakukan penggerebekan.

Para tetangga menyebut di rumah itu kerap kedatangan tamu yang bergaya seperti pejabat di hari-hari tertentu.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Kepolisian Sumatera Utara menggeledah sebuah rumah mewah milik bos judi online yang terletak di Komplek Cemasa Asri, Jalan Palem nomor 28, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, pada Jumat 19 Agustus 2022.

Rumah mewah berwarna dominan putih itu milik seorang berinisial AP yang diduga merupakan pemilik judi online.



 

 


Penggeledahan itu merupakan lanjutan dari penggrebekan judi online yang telah dilakukan pada Selasa 9 Agustus 2022 lalu.

“Hari ini penyidik Ditkrimsus Polda Sumut melakukan penggeledahan rumah kediaman terduga pemilik judi online, yang beberapa waktu lalu yang dilakukan penggerebekan oleh bapak Kapolda dan jajaran,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada Tribun Medan.

Ia menjelaskan, penggeledahan rumah mewah ini merupakan rangkaian dari pengembangan yang dilakukan oleh petugas.


Ini adalah bagian atau rangkaian dari upaya penyelidikan dan penyidikan, untuk memeriksa dan menindaklanjuti serta upaya proses penyidikan lebih lanjut, karena status dari kasus ini sudah dinaikan ke tahap penyidikan,” sebutnya.

Dikatakannya, saat ini masih satu rumah saja yang digeledah oleh pihak kepolisian.

“Saat ini masih di lakukan di satu rumah ini oleh teman-teman penyidik, oleh Labfor Inafis dan unit cyber. Masih satu yang kita lakukan penggeledahan, yang lainnya tentu akan kita dalami dan kembangkan,” ujarnya.

 


Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih mengumpulkan sejumlah alat bukti di dalam rumah tersebut.

“Masih kita masih melakukan pengumpulan barang-barang ataupun benda, yang diduga ada keterkaitan dengan proses penyidikan yang kita jalankan,” katanya.


Dijelaskannya, saat petugas tiba di lokasi keadaan rumah dalam keadaan kosong dan tidak ada aktivitas apapun.

“Tidak ada, karena rumah dalam keadaan kosong, pemiliknya tidak ada. Rumah dalam keadaan kosong,” bebernya.

“Tadi kita masuk ke dalam juga penyidik didampingi oleh kepala lingkungan, kemudian sekuriti di komplek ini dan beberapa yang di libatkan,” tambahnya.

Amatan di lokasi, terlibat sejumlah personel Brimob berseragam lengkap disiagakan di depan rumah mewah itu.

Tampak juga, beberapa personel kepolisian keluar dari dalam rumah membawa sebuah tas yang diduga membawa barang.

Kesaksian Tetangga

Menurut keterangan salah seorang warga berinisial B, rumah megah nomor 28 milik AP sering kedatangan tamu di hari-hari tertentu.

“Tamunya banyak, apa lagi kalau lagi ada pesta, ada acara gitu,” katanya m, Jumat (19/8/2022).

Ia menjelaskan, para tamu yang datang bergaya seperti pejabat dan mengendarai mobil mewah.

“Tamunya itu seperti-seperti pejabat gitu modelnya. Beberapa tahun yang lalu, ada juga yang pakai seragam polisi,” sebutnya.

 Sejumlah polsi terlihat berada di depan Rumah milik AP yang berada di Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (19/8/2022). Polisi menggeledah rumah tersebut usai penggerebekan di Kafe Warna-warni pada Selasa (9/8/2022) lalu.

Lebih lanjut, diungkapkan bahwa ia tidak mengetahui persis siapa pejabat yang datang. “Mungkin beking-bekingnya kita kan nggak tahu menahu,” bebernya.

Sebelumnya, buntut dari penggerebekan lokasi judi online di Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Selasa (9/8/2022) lalu.

Polisi melakukan menggeledah sebuah rumah mewah di Komplek Cemara Asri, Jalan Palem nomor 28, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (19/8/2022).

Rumah mewah itu disebut-sebut merupakan kediaman AP yang diduga pemilik judi online di Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Suasana di depan Rumah milik AP yang digeledah polisi, Jumat (19/8/2022).

Ternyata rumah yang ditinggali AP dan keluarganya itu baru saja kosong.

Menurut salah seorang warga berinsial B, rumah tersebut memang saat ini tidak ada penghuninya lagi.

“Dari pertengahan bulan kemarin, sekitar tanggal 1 Agustus sudah kosong rumahnya ini,” kata warga tersebut kepada Tribun Medan, Jumat (19/8/2022).

Ia menjelaskan, tidak tahu menahu kemana pemilik rumah pergi. Ditambah lagi pemilik rumah jarang berkomunikasi dengan para warga.

“Perginya kemana kurang tahu saya, karena saya juga nggak pernah komunikasi sama yang punya rumah ini,” sebutnya.

Dijelaskannya, bahwa selama ini AP tinggal bersama istri dan juga tiga orang anaknya di rumah tersebutberhadapan.

“Masih muda lah dia ini (AP) palingan umur 33 tahun gitu. Anaknya ada tiga kalau nggak salah, memang tinggal di sini mereka dari dulu,” ucapnya.

Dia mengatakan, AP memiliki dua rumah mewah di Komplek Cemara Asri, dan rumahnya itu saling berhadapan.

“Setahu saya dua rumahnya, yang inilah hadap-hadapan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, B mengungkapkan bahwa rumah mewah yang digeledah polisi dibangun oleh AP.

Namun, ia tidak mengetahui pasti pekerjaan dari AP.

“Setahu saya rumah ini dibangun dari awal, kalau untuk kerjanya nggak tahu saya,” bebernya.

Sebelumnya, buntut dari penggerebekan lokasi judi online di kafe warna-warni yang berada di Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Selasa (9/8/2022) lalu, kini polisi melakukan penggeledahan terhadap sebuah rumah mewah.

Polisi menggeledah sebuah rumah mewah di Komplek Cemara Asri, Jalan Palem nomor 28, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (19/8/2022).

Rumah mewah itu disebut-sebut merupakan kediaman AP yang diduga pemilik judi online di Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumut Kombes pol Hadi Wahyudi mengungkapkan bahwa, rumah tersebut digeledah dalam keadaan kosong.

“Tidak ada, karena rumah dalam keadaan kosong, pemilik nya tidak ada. Rumah dalam keadaan kosong,” pungkasnya. (Anakmedan/serambinews)