Peran Ayah Rakyat Wujudkan Generasi Emas
ANAKMEDANBUNG.com | Dalam spektrum pengabdian, dari rumah ke rumah publik mengemban peran ganda yang menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan bagi seorang wakil rakyat.
“Sebagai seorang Ayah di lingkungan keluarga adalah sumber teladan, pelindung, dan penanam nilai. Peran ini menuntut kesabaran, kearifan, dan dedikasi penuh, untuk menjadikan anak dalam rumah tangganya menjadi generasi emas yang memiliki talenta masa depan sebagai estafet dari kepemimpinan dalam suatu negara,” ungkap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, H. Syahrir, SE, M.IPol, Jumat (12/12/2025).
Hal tersebut disampaikan Syahrir, pada Hari Ayah Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Desember, menurutnya Ayah adalah sosok yang mampu menjembatani peran pribadi dan peran publik dengan integritas tinggi.
“Ayah mengemban peran ganda yang mulia bagi keluarga. Ketika melangkah sebagai wakil rakyat, peran tersebut diperluas menjadi Ayah Rakyat, yang tanggung jawabnya mencakup ribuan kepala keluarga,” ungkap Syahrir dari daerah pemilihan Jabar IX (Kabupaten Bekasi).
Seorang Ayah tak hanya kewajiban memenuhi kebutuhan dasar dan pendidikan anak dalam keluarga kecilnya.
“Peran seorang ayah tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan materi, tetapi pada pembimbingan generasi. Ayah harus menjadi contoh integritas, disiplin, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sebagai Ayah Rakyat, memastikan kebutuhan dasar rakyat, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur, terpenuhi melalui kebijakan yang pro-rakyat.
“Inilah yang disebut sebagai pengayoman aspirasi dari diri seorang wakil rakyat,” ucapnya.
Dikatakannya, kebijakan atau keputusan seorang ayah tidak berbeda jauh ketika mengambil suatu kebijakan untuk rakyat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif agar generasi muda khususnya di Jawa Barat dapat tumbuh dan berkembang optimal.
“Setiap ayah, baik ayah dalam arti sesungguhnya maupun figur ayah di masyarakat seperti yang kami jalani di dewan, memiliki tugas historis untuk membimbing anak-anak kita. Kita harus pastikan bahwa generasi penerus kita adalah Generasi Emas yang unggul dalam moral, intelektual, dan keterampilan,” jelas Syahrir. [tan]