Pembangunan Drainase di Medan Lambat dan Asal Jadi
Medan
Pembangunan drainase di kota Medan lambat dan terlihat asal jadi. Membuat warga mengeluhkan pembuatan drainase yang sepertinya tak selesai selesai dikerjakan.
Akibatnya tempat usaha seperti toko milik warga sepi tak ada pembeli.
Pembangun drainase masih terlihat pengerjaanya di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan dan Jalan By Pass Medan Kota.
Walau mendukung adanya pengerjaan drainase tersebut. Warga menguhkan pengerjaannya seakan akan asal jadi. Berbagai tumpukan batu bekas galian menggangu kenyamanan warga.
Bukanya hanya lubang drainase masih banyak yang tidak ditutup kembali.
Tidak sedikit warga mengalami tidak mendapatkan air bersih karena pipa air bersih mereka terputus oleh pengerjaan drainase.
“Gini ya, memang bagus dibangun drainasenya. Tapi ya harus cepatlah pengerjaannya. Jangan lama. Kami di sini ada yang jualan, ada yang cari makan dari jualannya,” ucap seorang warga,Sabtu (16/9/2023).
Selain terganggunya usaha para warga karena pembangunan drainase yang tak kunjung rampung itu. Warga lainnya juga mengatakan, akibat dari pembangunan drainase tersebut pipa air bersih mereka juga pernah terputus.
“Masih lama ini siap, terganggu usaha dibuatnya. Kemarin pertama dibongkar putus pipa air. Setelah dibongkar jalan itu, gak langsung dikerjakan. Harapannya cepat ajalah ini selesai, jadi semua bisa lewat lagi. Usaha di sini bisa jalan. Ada bengkel itu, ada warung makan, ada kedai. Payah orang beli jadinya,” ujar Heri penjual nasi.
Selain itu, di beberapa rumah warga hanya diberikan jembatan setapak untuk akses masuk. Sebab, drainase tersebut tidak ditutup kembali. Terlihat juga tiang listrik di sekitar penggalian drainase itu yang miring diduga akibat penggalian. Kabel-kabel pun terlihat berantakan dan turun hingga ke atap rumah warga.
“Asal jadi kayaknya pengerjaan drainase ini. semua jadi ikut rusak dibuatnya” keluh seorang warga.(anakmedan)