Lantang Bersuara Kebenaran & Fakta

TAFAHUM Sumut Bersama Keluarga Almarhum Panjatkan Do’a 100 Hari Berpulangnya Mhd Shafwan Yazid

ANAKMEDANBUNG.com

Medan
Genap 100 hari berpulangnya Mhd Shafwan Yazid, mahasiswa UIN Sumut sekaligus anggota kepengurusan di Tafahum Sumut, menyisakan kerinduan mendalam bagi keluarga dan teman-temannya.

Untuk itu, Tafahum Sumut ikut bersama keluarga memanjatkan do’a yang dilaksanakan Kamis malam Jum’at (13/7/2023) di kediaman orang tua almarhum, Jalan Mangan I, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Labuhan.

Acara yang digelar bakda Isya dengan dihadiri dari berbagai kalangan lebih dari 150 orang. Kegiatan itu juga dihadiri langsung Ketua Tafahum Sumut, Drs. Zakaria Koto dengan didampingi belasan pengurus yakni, Mr Jop, Arif, Amri, Nayla, Noura, Khaila, Khaisa, Halimah, Zahrah, Abdi Sagala dan Habibullah Tanjung.

“Kehadiran Tafahum Sumut dalam acara ini, karena Almarhum Mhd Shafwan Yazid merupakan juga anggota Tafahum dan beliau cukup aktif. Kami juga merasa kehilangan kader terbaik,” tutur ketua TAFAHUM SU Drs. Zakaria Koto, ZA kepada wartawan, Jum’at (14/7/2023).

Acara tersebut diisi dengan membaca kalimah Thoyibah berupa Suratul Fatiha, Al Ikhlas, Takhtim, Takhlil diakhiri dengan Do’a yabg langsung dipimpin oleh abang kandung almarhum bernama Fakhrul.

Setelah berakhir do’a diisi Taushiyah oleh Al Ustadz H. Sofyan MS. Dalam tausiahnya, Al Ustadz menyampaikan masalah kematian. Dimana kematian adalah hal yang pasti, tidak bisa dipercepat atau diperlambat dengan mengemukakan beberapa dalil Al Qur’an.

“Dalam menghadapi musibah, kuncinya tidak lain adalah sabar karena mati (maut) itu hak mutlaq Allah SWT,” kata Al Ustadz.

Disamping itu juga Al Ustadz menyampaikan bahwa orang yang sudah meninggal dia tidak membutuhkan kuburan serba keramik, tetapi ia butuh doa dari keluarga, rekan, shadaqah dan hal inilah yang dilakukan keluarga besar H. Bambang Edi Kuswanto.

Menurut Jumhur Ulama bacaan yang ditujukan Insya Allah sampai dan Almarhum meninggal dunia masuk kriteria mati SYAHID, karena meninggal mendadak dengan perjalanan menuntut ilmu ke kampus, dan dalam suasana bulan ramadhan sert kondisi sedang berpuasa.

“Semoga kita meninggal dalam kebaikan dan mari kita sama-sama berdoa semoga kita dan keluarga mendapat syafaat dari Rasulullah SAW dan sama-sama masuk surga bersama Rasulullah,” harap Ustadaz H. Sofyan MS yang diamini jamaah yang hadir. (Anakmedan)