Polsek Percut Sei Tuan Amankan Keributan Warga Jalan Kemuning & Warga Jalan Kesuma Dengan PTPN II Desa Sampali
Medan
Polsek Percut Sei Tuan lakukan pengamanan keributan yang terjadi antara warga Jalan Kemuning bersama Warga Jalan Kesuma dengan Pihak PTPN II di Komplek Ar Rahman Jalan Kemuning Baru, dan Jalam Kesuma, Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu. (29/10/2022) siang.
Kanit Reskrim Polsek Percut Tuan Iptu J Simamora langsung memimpin pengamanan di dua lokasi yang bertikai dengan membubarkan kedua pihak agar tidak terjadi bentrok.
Kapolsek Percur Sei Tuan Kompol M Agustiawan ST SIK menjelaskan pertikaian antara warga Jalan Kemuning dan warga Jalan Kesuma dengan piihak PTPN II Desa Sampali berawal saat pihak PTPN II dan pihak Nusa Dua Propertindo (NDP) melakukan pengamanan bersama dan pembersihan lahan HGU PTPN II dengan cara merobohkan bangunan-bangunan dan tanaman kelapa sawit dengan menggunakan mesin dozer dan beko di Jalan Meteorologi Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, seluas 8 Ha.
Begitu juga dengan lahan yang dikuasai warga Jalan Kemuning Baru, tanaman dan rumah-rumah warga yang berdiri di lahan tersebut langsung diratakan dengan alat berat dozer dan beko.
Saat alat berat dozer dan beko melintas di Komplek Ar Rahman Jalan Kemuning Baru, Desa Sampali, Kec Percut Sei Tuan, warga Kemungin dan warga Kesuma tidak terima dan langsung melakukan aksi spontan menolak pembersihan lahan yang dilakukan oleh PTPN.
Sementara pihak PTPN II bersama dengan BKO Pengamanan PTPN II yang sedang berkumpul di Balai Penelitian Tembakau Deli (BPTD) di Jalan Kesuma, didatangi oleh sekitar 500 orang warga Kemuning dan warga Kesuma.
Melihat ratusan warga mendekat pihak PTPN II menyambutnya dengan melempari batu hingga aksi lempar-lemparan batu antara PTPN II dan warga terjadi.
“Setelah kita himbau agar warga Kemuning dan warga Kesuma membubarkan diri, mereka pun satu persatu pulang ke rumah masing – masing” ujar Agus. (surya/red)